Gunungsugih.com,Lampung tengah ,- Diduga,Dana pembuatan sumur bor tahun 2019 oleh dinas pertanian kabupaten lampung tengah  Rp Rp.218.000.000 (Dua ratus delapan belas  juta rupiah) dalam persatu sumur bor di 28 (dua puluh delapan) kecamatan yang ada di kabupaten lampung tengah telah dijadikan kesempatan untuk mencari keuntungan pribadi.

Sudah berulangkali kami tim dari media maupun ormas yang meminta konfirmasi kepada kepala dinas maupun kepala bidang dinas pertanian lampung tengah tentang permasalahan tersebut,tetapi tidak pernah berjumpa dengan kadis dan kabid dinas pertanian setempat.

 Diduga,Dinas pertanian kabupaten lampung tengah telah melakukan tindak pidana korupsi dalam  pembuatan sumur bor tahun 2019 di 28 kecamatan di kabupaten lampung tengah yang merugikan Negara hingga mencapai milyaran rupiah,

Itu semua berdasarkan bukti RAP yang ada dan fakta dilapangan yang didapatkan dalam pembuatan sumur bor tahun 2019 di 28 kecamatan di kab. lampung tengah yang mana pembuatan sumur bot tersebut untuk membantu para petani dalam menghadapi musim kemarau panjang,”Diduga” kepala dinas pertanian serta kepala bidang telah berusaha menutupi tindakan pidana korupsi tersebut.

 Kami sangat meminta agar Komisi pemberantasan korupsi (KPK) RI dapat segera bertindak untuk mengusut tuntas tidak pidana korupsi pada proyek pekerjaan pembuatan sumur bor tahun 2019 yang dikerjakan oleh dinas pertanian kabupaten lampung tengah yang memakai dana DAK dari pemerintah pusat tersebut .(Tim sikat korup).